PPG Calon Guru UNCP Gaungkan Semangat Kebhinekaan melalui Workshop Inspiratif di Alam Terbuka
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) LPTK Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) menggelar Workshop Penguatan Kebhinekaan di Taman Wisata Solusi, Latuppa, Kota Palopo, Sabtu (23/05/2026). Kegiatan yang berlangsung di tengah suasana alam terbuka tersebut menjadi ruang refleksi dan penguatan nilai-nilai kebhinekaan bagi calon guru profesional berkarakter Pancasila.
.jpeg)
Dalam laporannya, Ketua Pelaksana, Abd. Rahim Ruspa, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 60 mahasiswa PPG calon guru LPTK UNCP. Menurutnya, workshop ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran calon pendidik akan pentingnya nilai toleransi, persatuan, dan penghargaan terhadap keberagaman dalam dunia pendidikan.
“Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman mahasiswa PPG terkait nilai kebhinekaan serta implementasinya dalam proses pembelajaran di sekolah nantinya,” ujarnya.
.jpeg)
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Rektor UNCP, Dr. Sri Hastuty Saruman, S.E., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Indonesia dianugerahi keberagaman yang luar biasa, mulai dari suku, agama, ras, hingga budaya yang menjadi kekayaan sekaligus kekuatan bangsa.
“Kita dianugerahi keberagaman yang luar biasa. Perbedaan suku, agama, ras, dan budaya merupakan kekayaan yang menjadi identitas dan kekuatan bangsa kita. Sebagai garda terdepan dalam dunia pendidikan, peran guru sangatlah sentral,” ungkapnya.
.jpeg)
Ia menambahkan bahwa guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan moral generasi penerus bangsa. Hal tersebut sejalan dengan tema workshop, yakni “Penguatan Nilai Kebhinekaan dalam Mewujudkan Guru Profesional dan Berkarakter Pancasila.”
“Seorang guru yang profesional harus mampu mengelola kelas yang heterogen dengan pendekatan yang inklusif, toleran, dan anti-diskriminasi. Guru adalah teladan. Jika nilai-nilai kebhinekaan tertanam kuat dalam diri seorang guru, maka ia akan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat,” lanjutnya.
.jpeg)
Workshop ini menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Sunarni Yassa, S.Ag., M.Pd., selaku Ketua Program Studi PPKn UNCP, serta Muliati Darwis, S.Pd., Kepala SDN 1 Lalebbata Palopo. Keduanya membawakan materi terkait implementasi nilai kebhinekaan, pendidikan karakter, dan penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam praktik pembelajaran di sekolah.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menjadi calon guru yang tidak hanya profesional dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menjadi agen pemersatu bangsa yang menjunjung tinggi nilai toleransi, kemanusiaan, dan semangat kebhinekaan dalam kehidupan bermasyarakat.