Aksi Berdampak,Mahasiswa PDK UNCP Bersama Dinas Sosial Luwu Utara Hadir untuk Korban Banjir Malangke
UNCP.AC.ID, LUWU UTARA – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Malangke dan Malangke Barat selama sepekan terakhir telah mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu dan memaksa berbagai pihak bergerak cepat melakukan penanganan. Di tengah situasi tersebut, semangat gotong royong dan kepedulian sosial ditunjukkan oleh berbagai elemen, termasuk mahasiswa Program Praktik Dunia Kerja (PDK) Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) yang sedang menjalankan penugasan di Dinas Sosial Kabupaten Luwu Utara.

Tidak hanya melaksanakan program akademik, mahasiswa PDK UNCP turut mengambil peran dalam aksi kemanusiaan dengan terlibat langsung membantu masyarakat terdampak banjir. Bersama Dinas Sosial Luwu Utara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana), TNI, Polri, serta berbagai kelompok relawan kemanusiaan, para mahasiswa berkolaborasi dalam memberikan pelayanan dan bantuan kepada warga yang terdampak.
.jpeg)
Keterlibatan mahasiswa terlihat dalam berbagai kegiatan lapangan, mulai dari pendataan warga terdampak, distribusi bantuan logistik, penyiapan kebutuhan pengungsi, hingga mendukung koordinasi pelayanan tanggap darurat. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kuliah, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Di tengah upaya penanganan bencana yang terus berlangsung, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait turut hadir meninjau lokasi banjir di Kecamatan Malangke. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh layanan tanggap darurat berjalan dengan baik, sekaligus melihat secara langsung kondisi masyarakat terdampak serta kebutuhan yang harus segera dipenuhi. Peninjauan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, relawan, dan seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana.

Sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah, Dinas Sosial, BPBD, Tagana, TNI-Polri, relawan kemanusiaan, dan mahasiswa menunjukkan bahwa penanganan bencana membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Dalam situasi darurat, setiap tenaga dan kontribusi memiliki arti penting untuk membantu masyarakat bangkit dan melewati masa sulit.
Bagi mahasiswa PDK UNCP, keterlibatan dalam aksi kemanusiaan ini menjadi pengalaman berharga dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan, membangun empati sosial, serta mengasah kemampuan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. Pengalaman tersebut sekaligus memperkuat nilai-nilai pengabdian yang menjadi bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi.
Melalui aksi nyata di tengah bencana, mahasiswa PDK UNCP membuktikan bahwa kehadiran perguruan tinggi dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Di saat warga Malangke menghadapi cobaan akibat banjir, mereka hadir bersama pemerintah dan relawan sebagai bagian dari gerakan kemanusiaan yang membawa harapan, memperkuat solidaritas, dan menegaskan komitmen UNCP Berdampak dalam menjawab kebutuhan masyarakat di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.