KKN PPM UNCP: Pemberdayaan Masyarakat Marannu melalui Pertanian dan Peternakan Terintegrasi
Mahasiswa Program Studi Agroteknologi UNCP Melakukan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Desa Marannu Kec.Mattiro Bulu Kab.Pinrang, dengan tema “Pemberdayaan Masyarakat Marannu melalui Pertanian dan Peternakan Terintegrasi dalam rangka Mewujudkan Kabupaten Pinrang Sebagai Poros Utama Pemenuhan Pangan Nasional” melalui konsep Zero Waste. Kegiatan ini merupakan program hibah dari Kementrian Riset Teknologi PendidikanTinggi (Ristekdikti) untuk tahun anggaran 2018.

Mahasiswa KKN PPM dilepas secara langsung oleh Rektor UNCP Prof. Drs. Hanafie Mahtika, M.S. dan diterima langsung oleh Camat Mattiro Bulu Sultan Andi Wela, SE. Dalam sambutan Camat Mattiro Bulu menantang Mahasiswa KKN PPM Mattiro Bulu untuk melakukan KKN yang berbeda dengan KKN sebelumnya sehingga dapat meninggalkan kesan dan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Dosen Pembimbing KKN-PPM UNCP Camat Mattiro Bulu M. Rusli B, S.Pd.,M.Pd mengungkapkan bahwa “kegiatan KKN-PPM ini merupakan kegiatan praktek lapang yang bersifat wajib bagi semua Mahasiswa Program Sarjana Universitas Cokroaminoto Palopo, dengan tujuan penumbuhkan empati, jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kerjasama mahasiswa, dan dapat memberikan sumbangan bagi penyelesaian persoalan yang ada di masyarakat. Secara Khusus kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pertanian dan peternakan dengan menghasilkan pakan ternak dari pengolahan limbah pertanian dan pupuk organik dari pengolahan limbah peternakan” ungkapnya.

Kegiatan KKN PPM di Kec Mattiro Bulu menjadi bentuk nyata kontribusi Universitas Cokroaminoto Palopo bagi masyarakat, industri, pemerintah daerah dan kelompok masyarakat yang ingin mandiri secara ekonomi maupun sosial. Target Khusus Kegiatan KKN-PPM adalah terwujudnya Kabupaten Pinrang Sebagai Poros Utama Pemenuhan Pangan Nasional melalui konsep pertanian dan peternakan terintegrasi dengan memberdayakan masyarakat petani, peternak dan masyarakat umum. Metode Pelaksanaan yang diterapkan untuk mencapai tujuan yaitu (1) Sosialisasi Pertanian: Penggunaan pupuk organik dan bahaya penggunaan pupuk kimia, (2) Sosialisasi Peternakan: Pemenuhan gisi dan pemberian vaksin ternak, (3) Pengolahan limbah pertanian menjadi pakan ternak, (4) Pengolahan limbah peternakan menjadi pupuk organik, (5) dan Pemberdayaan masyarakat pengangguran dalam pengolahan pupuk organik dan pakan ternak.