Berita

Kuliah Perdana Fakultas Pertanian, Tema “Pertanian Menuju Komunitas Ekonomi ASEAN”

Fakultas Pertanian (FAPERTA) menggelar Kuliah Perdana di Aula H Lantai 3 Kampus 2 UNCP. dengan menghadirkan narasumber Prof. Dr. Mir Alam Beddu, MS, Direktur Pasca Sarjana Universitas Indonesia Timur Makassar, Guru Besar Ekologi Pertanian UIT Makassar dan juga kepala Bagian Matwasling DPW SUL-SEL Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Kawasan Laut, Hutan dan Industri, kegiatan kuliah perdana ini berjalan sukses, Tanya jawab dari mahasiswa juga aktif. Kegiatan Kuliah perdana ini dihadiri oleh Dekan Pertanian dan Dosen serta Mahasiswa.

FAPERTA UNCP merupakan salah satu dari 4 fakultas dilingkup Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP).   FAPERTA membina dua program studi yakni Program Studi Agribisnis dan Program Studi Agroteknologi dan keduanya sudah terakreditasi sangat baik “B” dari BAN-PT. Telah melahirkan alumni yang memiliki sumber daya manusia yang handal, kompeten dan terampil dalam memecahkan permasalahan yang komplek di bidang pertanian. Selain memiliki pengetahuan yang luas, mereka juga harus memiliki kemampuan memecahkan pemasalahan yang spesifik yang dicirikan oleh penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan manajemen/seni (IPTEKS).

Dengan Pembangunan Pertanian Menuju Komunitas ASEAN yang dimulai dari FAPERTA UNCP, maka bukan hal yang tidak mungkin untuk dicapai. Dengan akreditasi sangant baik ‘B’ dari BAN-PT didukung dengan semangat dan kerjakeras yang kuat, serta SDM dan Fasilitas yang memadai akan menjadikan Fakultas Pertanian UNCP bisa menuju dan bersaing dengan komunitas ASEAN.

Pemahaman yang diperoleh dari proses belajar di perguruan tinggi tidak saja menyangkut aspek konsep dan teoritis, melainkan juga menyangkut aspek yang menunjang kemampuan dalam mengembangkan dan mengadaptasikan konsep dan teori tersebut dalam realitas kehidupan sesuai dengan perkembangan dan perubahan situasi dan kondisi di mana konsep dan teori tersebut diaplikasikan. Kebutuhan tersebut kini dipersiapkan pada Program Studi Agroteknologi dan Program Studi Agribisnis. Telah mengembangkan dan menghasilkan berbagai produk antara lain berupa bibit kakao sambung pucuk, pembuatan pupuk organik, pertanian organik, pascapanen, agribisnis, penyuluhan dibidang pertanian dan pemanfaatan eksplant tanaman bawang merah sistem kultur jaringan serta karakterisasi tanaman serealia berbasis molekuler. Mahasiswa mampu melakukan persilangan tanaman, dengan menggabungkan karakter terbaik dari 2 tanaman yang berbeda. Melakukan pengembangan komoditi andalan Luwu Raya yakni Sagu, Kakao, Rumput Laut dan Kelapa Sawit melalui identifikasi fenotipe dan genotipe berbasis molekuler, pengolahan hasil pertanian dan menjadi pelaku usaha.

 

 

Twitter