Menjawab Tantangan Era Industri 4.0 Melalui KKN-PPM UNCP
Beberapa tahun belakangan ini, baik di perguruan tinggi negeri ataupun swasta digenjot untuk menghasilkan mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik dan softskill yang handal di bidangnya masing-masing. Bahkan dalam Forum Rektor yang baru-baru ini dilaksanakan di Baruga Andi Pangerang Pettarani Unhas, Presiden Joko Widodo menyampaikan dengan lantang “Bahkan jika perlu ada kampus kopi di Indonesia”. Tentu ini mengisyaratkan kita semua bahwa sudah saatnya kita bangun dari tidur yang panjang, mengembalikan kejayaan Indonesia. Terlebih lagi saat ini banyak didengungkan tentang ERA INDUSTRI 4.0 yang mana kampus-kampus diharapkan menjadi nahkoda dalam menjawab tantangan ini. Dalam Era Industri 4.0 untuk menjadi wirausaha kita tidak perlu harus punya toko, sebagaimana jika mau menjadi pengusaha rental taksi kita tidak harus punya mobil taksi. Lalu bagaimana? Ya, dalam era industri 4.0 berbasis internet of think. Kita bisa bekerja dari genggaman tangan melalui smartphone dan tentu ini menjadi peluang bagi generasi 4.0 yang sebagian besar didominasi oleh mahasiswa di perguruan tinggi.
Pada Tahun 2018, Universitas Cokroaminoto Palopo melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNCP dibawah pimpinan Dr. Muhammad Ilyas, M.Pd mendapat kesempatan bekerja sama dengan Kementerian Riset Tekonologi dan Pendidikan Tinggi (RISTEKDIKTI) melalui hibah “KKN Pemberdayaan Masyarakat Desa Pesisir dalam Pengembangan Pendidikan dan Teknologi Informasi di Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan”. Tentu ini menjadi kesempatan emas bagi mahasiswa dalam mengembangkan dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan. KKN PPM ini di bawah bimbingan Muhammad Arhan Rajab, S.Pi., M.Si (Dosen Fak. Pertanian/Agribisnis, UNCP), Marwan Sam, S.Si., M.Si (Dosen Fak. Sains/Matematika, UNCP), Nini Kusrini, SP., M.Si (Dosen Fak. Pertanian/Agribisnis, UNCP) dibantu oleh tenaga lapangan Muhammad Naim, SP., M.Si (Dosen Fak. Pertanian/Agroteknologi, UNCP) dengan jumlah mahasiswa 75 orang terbagi dalam Fakultas Pertanian 20 orang, Fakultas Ilmu Komputer 20 orang, Fakultas Sains 15 orang dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 20 orang. KKN PPM ini merupakan program baru di Kampus Universitas Cokroaminoto Palopo, sehingga kedepannya UNCP diharapkan mampu menjadi kiblat kampus yang ada di Tana Luwu pada umumnya.
Mahasiswa KKN PPM ini telah berada di lokasi untuk ber KKN sejak Tanggal 17 Juli 2018 dan akan berada di lokasi KKN selama ± 45 hari kedepan. Pada kegiatan program KKN PPM ini akan melaksanakan program kerja 1). Perlengkapan Perkemahan Lintas Pesisir dirangkaikan Kegiatan Bersih Pantai dan Seminar Konservasi Pesisir. 2). Pembuatan Perpustakaan Desa 3). Festival Kuliner dan Foto dan; 4). Pelatihan Startup bagi UMKM se Kecamatan Mattiro Sompe. Melihat potensi yang sangat besar di lokasi KKN tentunya sangat diharapkan mahasiswa UNCP bisa hadir sebagai agent of change ditengah-tengah masyarakat.

Salah satu program kerja misalnya Pelatihan Startup dimana dalam perencanaannya akan berkoordinasi dengan masyarakat se-Kecamatan Mattiro Sompe yang memiliki usaha atau bahkan berniat untuk menjadi pengusaha karena Kecamatan Mattiro Sompe terkenal dengan potensi perikanannya yang berlimpah, ada banyak ibu-ibu rumah tangga yang mengolah abon ikan, bandeng presto, ikan asin akan tetapi terkadang bermasalah dengan pemasaran produk sehingga tidak laku terjual. Maka dalam program ini mahasiswa bekerja sama dengan salah satu penggiat Startup dari Kota Makassar akan membantu masyarakat untuk go online sehingga jangkauan pasarnya lebih luas. Harapannya melalui program kerja ini, masyarakat bisa lebih mandiri secara ekonomi dan penguasaan teknologi informasi, terlebih dalam KKN PPM Fakultas Ilmu Komputer mengirim 20 orang mahasiswa sehingga bisa proaktif dalam mensukseskan program kerja pelatihan Startup ini.
Terakhir setelah melakukan KKN PPM di Kecamatan Mattiro Sompe diharapkan mahasiswa bisa kembali ke kampus kuning Universitas Cokroaminoto Palopo dengan membawa pengalaman dan tentunya karya di lokasi KKN PPM, menjaga nama baik almamater kampus, memiliki jiwa pemimpin sejati dengan peningkatan empati dan peduli pada problematika di masyarakat sehingga setelah menjadi lulusan dapat menjadi lulusan yang memiliki kompetensi pada bidang masing-masing serta berguna bagi bangsa dan negara.