Berita

UNCP Dorong Kemandirian Ekonomi Petani Desa Pongko melalui Diversifikasi Produk Rumput Laut

UNCP.AC.ID, LUWU UTARA – Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Melalui "Program Pemberdayaan Petani Rumput Laut: Optimalisasi Nilai Tambah Hasil Panen Menuju Kemandirian Ekonomi Lokal", UNCP membawa inovasi, teknologi, dan pendampingan komprehensif kepada Kelompok Tani Katonik 1 di Desa Pongko, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara, Minggu (19/7/2026).

WhatsApp-Image-2026-07-20-at-16.30.02

Program ini menjadi bukti nyata bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti pada transfer ilmu, tetapi diwujudkan dalam langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah. Melalui pendekatan hilirisasi dan diversifikasi produk, petani didorong bertransformasi dari sekadar penjual rumput laut mentah menjadi pelaku usaha yang mampu menghasilkan berbagai produk olahan bernilai ekonomi tinggi dan berdaya saing.

WhatsApp-Image-2026-07-20-at-12.50.44

Dalam kegiatan tersebut, para petani memperoleh pelatihan mengenai penanganan hama dan penyakit rumput laut, teknik diversifikasi produk menjadi jeli dan keripik rumput laut, strategi promosi dan pemasaran rumput laut kering maupun produk olahan, hingga pemanfaatan teknologi tepat guna yang mendukung proses budidaya dan pascapanen.

WhatsApp-Image-2026-07-20-at-12.50.44-(2)

Tidak hanya itu, Tim UNCP juga memperkenalkan berbagai inovasi teknologi yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi, di antaranya Dome Dryer sebagai alat pengering rumput laut skala rumahan, Jet Water untuk membersihkan tali rumput laut secara cepat dan efisien, serta alat Total Dissolved Solids (TDS) guna mengukur kualitas air sebagai penunjang budidaya rumput laut yang lebih produktif.

Ketua Tim Pelaksana, Syamsuddin, S.P., M.P., menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen UNCP dalam mendorong lahirnya desa-desa mandiri berbasis potensi lokal.

"Rumput laut memiliki potensi ekonomi yang sangat besar apabila dikelola secara tepat. Karena itu, kami tidak hanya menghadirkan pelatihan, tetapi juga teknologi, inovasi, dan strategi pemasaran agar masyarakat mampu menciptakan produk bernilai tambah, meningkatkan daya saing, dan memperkuat kemandirian ekonomi desa," ujarnya.

WhatsApp-Image-2026-07-20-at-12.50.44-(1)

Lebih dari sekadar pelatihan, program ini dirancang untuk membangun ekosistem usaha masyarakat yang berkelanjutan. Dengan kemampuan mengolah hasil panen menjadi berbagai produk bernilai jual, petani diharapkan mampu memperluas pasar, meningkatkan pendapatan, sekaligus menciptakan peluang usaha baru berbasis potensi lokal.

Program pemberdayaan ini dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Cokroaminoto Palopo yang terdiri atas Syamsuddin, S.P., M.P. sebagai ketua, bersama Nirsal, S.Kom., M.Pd., dan Abdul Rahim, S.Pd., M.Pd.. Kolaborasi lintas disiplin tersebut menjadi kekuatan UNCP dalam menghadirkan inovasi yang aplikatif serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Tim pelaksana Program Pemberdayaan Petani Rumput Laut Universitas Cokroaminoto Palopo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPPM Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia atas dukungan pendanaan yang diberikan sehingga program pemberdayaan ini dapat terlaksana dengan baik.

WhatsApp-Image-2026-07-20-at-16.30.02-(1)

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan produktivitas petani, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan serah terima bantuan Teknologi Tepat Guna (TTG) kepada Kelompok Tani Katonik 1. Bantuan yang diserahkan meliputi Dome Dryer sebagai alat pengering rumput laut skala rumahan, Jet Water untuk membersihkan tali bentangan rumput laut secara lebih cepat dan efisien, serta alat Total Dissolved Solids (TDS) untuk mengukur kualitas air dalam mendukung budidaya rumput laut yang lebih optimal.

Dukungan tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, Universitas Cokroaminoto Palopo berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program pengabdian yang berorientasi pada pemanfaatan potensi lokal, penguatan ekonomi masyarakat, serta penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Melalui program ini, Universitas Cokroaminoto Palopo kembali membuktikan komitmennya sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga konsisten menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Dengan mengoptimalkan potensi rumput laut melalui diversifikasi produk, penguatan kapasitas petani, dan penerapan teknologi tepat guna, UNCP terus mengambil peran strategis dalam mendorong lahirnya desa-desa mandiri, produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan menuju terwujudnya kemandirian ekonomi lokal.

Twitter