Berita

UNCP Tingkatkan Produktivitas dan Pemasaran Rumput Laut melalui Teknologi Tepat Guna di Desa Pongko

UNCP.AC.ID, LUWU UTARA – Potensi rumput laut di kawasan pesisir Desa Pongko, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara, menyimpan peluang ekonomi yang besar. Namun, agar potensi tersebut mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat, diperlukan inovasi, teknologi, dan strategi pemasaran yang tepat. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) melaksanakan program pemberdayaan kemitraan masyarakat bertajuk "Penerapan Teknologi dalam Meningkatkan Produktivitas dan Pemasaran Rumput Laut bagi Masyarakat Pesisir Desa Pongko" pada Senin, 20 Juli 2026, bersama Kelompok Tani Rumput Laut Katonik III di Dusun Sepakat, Desa Pongko, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara.

WhatsApp-Image-2026-07-20-at-13.00.39

Program ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas budidaya rumput laut sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengembangkan produk bernilai tambah dan memperluas jangkauan pemasaran. Melalui kegiatan ini, para petani memperoleh pembekalan mengenai penanganan hama dan penyakit rumput laut, diversifikasi hasil panen menjadi jeli dan keripik rumput laut, serta manajemen promosi rumput laut kering dan berbagai produk olahan agar memiliki daya saing yang lebih tinggi.

Sebagai bagian dari upaya mendorong modernisasi budidaya rumput laut, tim pelaksana juga memperkenalkan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang dapat langsung diterapkan oleh masyarakat. Teknologi tersebut meliputi Dome Dryer sebagai alat pengering rumput laut skala rumahan, Jet Water untuk membersihkan tali bentangan rumput laut secara lebih cepat dan efisien, serta alat Total Dissolved Solids (TDS) yang berfungsi mengukur kualitas air guna mendukung budidaya rumput laut yang lebih optimal.

WhatsApp-Image-2026-07-20-at-13.00.39

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan serah terima bantuan Teknologi Tepat Guna (TTG) kepada Kelompok Tani Rumput Laut Katonik III sebagai bentuk dukungan nyata UNCP kepada masyarakat pesisir. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses produksi, mempercepat penanganan pascapanen, serta menghasilkan rumput laut yang lebih berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi.

WhatsApp-Image-2026-07-20-at-13.00.19WhatsApp-Image-2026-07-20-at-13.00.00

Ketua tim pelaksana, Vikhy Bin Djusmin, S.Kom., M.Kom., mengatakan bahwa keberhasilan budidaya rumput laut tidak hanya ditentukan oleh hasil panen, tetapi juga kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi dan mengembangkan produk yang memiliki nilai tambah.

"Melalui program ini, kami ingin menghadirkan solusi yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan dukungan teknologi, peningkatan keterampilan, dan penguatan pemasaran, kami berharap petani mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperoleh nilai ekonomi yang lebih baik dari komoditas rumput laut," ujarnya.

WhatsApp-Image-2026-07-20-at-13.00.26

Program pemberdayaan ini dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Cokroaminoto Palopo yang terdiri atas Vikhy Bin Djusmin, S.Kom., M.Kom. sebagai ketua, bersama Dr. Taufiq, S.Pd., M.Pd., dan Syafriadi, S.Kom., M.Kom. sebagai anggota.

 

Tim pelaksana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPPM Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia atas dukungan pendanaan yang diberikan sehingga program pemberdayaan ini dapat terlaksana dengan baik.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, Universitas Cokroaminoto Palopo terus memperkuat perannya sebagai kampus yang menghadirkan inovasi untuk menjawab kebutuhan daerah. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan produktivitas, memperluas pemasaran, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pesisir melalui pengelolaan rumput laut yang lebih modern, inovatif, dan berkelanjutan.

Twitter