UNCP Ikuti Pelatihan Paten Kemdiktisaintek, Dorong Inovasi Menjadi Kekayaan Intelektual
UNCP.AC.ID, MAKASSAR – Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) kembali menegaskan perannya dalam mendorong lahirnya karya-karya inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan salah satu dosennya, Andi Jumardi, dalam Pelatihan Penulisan Deskripsi Permohonan Paten (PDPP) Tahun 2026 Wilayah Makassar yang diselenggarakan oleh Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
.jpeg)
Kegiatan yang berlangsung pada 23–24 Juni 2026 di Torilangi Ballroom Menara Bosowa Makassar ini diikuti oleh dosen dan peneliti terpilih dari berbagai perguruan tinggi di kawasan Indonesia Timur. Pelatihan tersebut menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kapasitas akademisi dalam menyusun dokumen permohonan paten yang sesuai dengan standar perlindungan kekayaan intelektual.
.jpeg)
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai sistem administrasi dan tata cara permohonan paten, teknik penelusuran informasi paten untuk mengukur kebaruan invensi, hingga metode penyusunan dokumen spesifikasi paten yang baik dan benar. Tidak hanya teori, peserta juga mengikuti sesi praktik penyusunan deskripsi paten serta klinik konsultasi bersama tim fasilitator dan para ahli di bidang kekayaan intelektual.
.jpeg)
Pada kesempatan tersebut, Andi Jumardi membawa invensi berjudul “Alat Penarik, Perontok, dan Penggulung Tali Rumput Laut Berbasis Sistem Mekanik Elektrik Portabel.” Inovasi ini dirancang sebagai solusi teknologi tepat guna untuk membantu proses pascapanen rumput laut, khususnya pada sistem budidaya berbasis tali bentangan yang banyak digunakan oleh masyarakat pesisir.
Alat tersebut mampu mengintegrasikan tiga tahapan pekerjaan sekaligus, yaitu menarik tali bentangan, merontokkan biomassa rumput laut dari tali, dan menggulung kembali tali hasil panen dalam satu unit kerja yang portabel. Kehadiran teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses panen, mengurangi beban kerja petani, serta mempercepat siklus produksi budidaya rumput laut.

Keikutsertaan dosen UNCP dalam pelatihan ini menjadi bukti nyata keseriusan universitas dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi. Selain mendorong peningkatan jumlah paten yang dihasilkan sivitas akademika, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya hilirisasi hasil penelitian agar dapat memberikan dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui penguatan budaya inovasi dan perlindungan kekayaan intelektual, UNCP terus berupaya menghadirkan karya-karya unggulan yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjawab berbagai kebutuhan dan tantangan pembangunan di tingkat daerah maupun nasional.