Berita

Mahasiswa PGSD UNCP Terjun Langsung ke Dunia Usaha, Siapkan Diri Menjadi Edupreneur

UNCP.AC.ID, PALOPO – Komitmen Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) dalam mencetak lulusan yang unggul, kreatif, dan berdaya saing terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman nyata. Salah satunya ditunjukkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNCP yang melaksanakan kunjungan observasi bisnis ke sejumlah unit usaha strategis di Kota Palopo sebagai bagian dari implementasi mata kuliah Edupreneur, Senin  15 Juni 2026.

Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat wawasan kewirausahaan mahasiswa sekaligus menanamkan pola pikir job creator, sehingga lulusan PGSD tidak hanya siap menjadi tenaga pendidik profesional, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha yang berdampak bagi masyarakat.

 

Sebanyak 161 mahasiswa diterjunkan ke tiga lokasi usaha yang bergerak di bidang pendidikan dan industri kreatif. Kelompok pertama yang terdiri atas 54 mahasiswa melakukan observasi di Harith Foundation, sebuah lembaga bimbingan belajar yang berkembang pesat di Kota Palopo. Kelompok kedua yang berjumlah 53 mahasiswa mengunjungi Syukron Hijab, pelaku usaha yang sukses mengembangkan bisnis fashion muslim dan industri kreatif lokal. Sementara itu, kelompok ketiga yang terdiri atas 54 mahasiswa melaksanakan studi lapangan di Ruang Guru Cabang Palopo, salah satu perusahaan pendidikan berbasis teknologi yang dikenal luas di Indonesia.

Picture2

Kunjungan Ke Harith Fondation


 

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa tidak hanya melakukan observasi, tetapi juga berdialog langsung dengan pemilik dan pengelola usaha. Berbagai aspek penting menjadi fokus pembahasan, mulai dari sejarah berdirinya usaha, strategi pengembangan bisnis, pengelolaan sumber daya manusia, inovasi pemasaran, manajemen keuangan, hingga tantangan yang dihadapi dalam mempertahankan eksistensi usaha di tengah persaingan yang semakin dinamis.

Melalui proses wawancara dan diskusi interaktif, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai bagaimana sebuah usaha dirintis, dikelola, dan dikembangkan secara berkelanjutan. Pengalaman ini menjadi sarana pembelajaran yang sangat berharga untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan solutif.

Dosen pengampu mata kuliah Edupreneur, Dr. Marlina Bakri, S.Pd., M.Pd. dan Hermini, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan observasi bisnis merupakan bagian penting dari strategi pembelajaran yang menghubungkan teori di ruang kuliah dengan praktik nyata di lapangan.

Picture3

Kunjungan Ke Ruang Guru


 

"Mahasiswa perlu melihat secara langsung bagaimana sebuah usaha dibangun dan dikembangkan. Dengan demikian, mereka tidak hanya memahami konsep kewirausahaan secara teoritis, tetapi juga mampu mengidentifikasi peluang, membaca tantangan, dan merancang inovasi yang dapat diwujudkan di masa depan," ungkapnya.

Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi edupreneur, yaitu pendidik yang tidak hanya memiliki kompetensi pedagogik yang kuat, tetapi juga memiliki kemandirian ekonomi, kreativitas tinggi, serta kemampuan menciptakan solusi melalui berbagai peluang usaha berbasis pendidikan.

Kunjungan lapangan semacam ini menjadi bukti nyata bahwa UNCP terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Di tengah perubahan sosial dan tantangan ekonomi global yang semakin kompleks, mahasiswa dituntut untuk memiliki mentalitas inovatif, adaptif, dan berani mengambil peluang.

WhatsApp-Image-2026-06-18-at-11.49.37

Kunjungan Ke Syukron Hijab


 

Melalui pengalaman langsung di dunia usaha, mahasiswa PGSD UNCP dibekali kemampuan untuk menjadi agen perubahan yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Dari ruang kelas menuju dunia nyata, mereka dipersiapkan bukan hanya untuk mencari pekerjaan, tetapi juga untuk membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi, dan menginspirasi lahirnya generasi wirausaha pendidikan di masa depan.

PGSD FKIP UNCP – Mendidik dengan Ilmu, Menginspirasi dengan Inovasi, dan Berkarya untuk Negeri.

Twitter