Mahasiswa PGSD UNCP Tampil Memukau di Forum Internasional GCIP, Promosikan Budaya SulSel ke Dunia
12 Januari 2016   Humas UNCP   Info Universitas   64  
UNCP.AC.ID, Rongkong, Luwu Utara – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) menunjukkan kualitas dan daya saingnya di tingkat internasional melalui partisipasi aktif dalam Global Cultural Immersion Program (GCIP) – International Sharing Session on Culture bertema “Exploring Luwu’s Culture Through The Lens of Moderation and Ecotheology” yang berlangsung pada 11–14 Juni 2026 di kawasan wisata Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.
.jpeg)
Kehadiran mahasiswa PGSD UNCP menjadi salah satu sorotan dalam kegiatan yang mempertemukan peserta dari berbagai negara tersebut. Melalui penampilan Tari Empat Etnik Sulawesi Selatan, mahasiswa PGSD berhasil memukau para tamu internasional sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada dunia.

Tari yang dibawakan mengangkat keunikan empat etnis besar di Sulawesi Selatan, yaitu Makassar, Bugis, Mandar, dan Toraja. Dengan gerak yang harmonis dan penuh makna, mahasiswa PGSD UNCP menampilkan pesan kuat tentang keberagaman budaya yang hidup dalam semangat persatuan dan kebersamaan.
.jpeg)
Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile, S.IP., M.Si., serta peserta GCIP yang berasal dari berbagai negara seperti Yaman, Sudan, Nigeria, Ghana, Bangladesh, Thailand, Suriah, dan Timor Leste. Selain menjadi hiburan yang memikat, penampilan mahasiswa PGSD UNCP juga menjadi media diplomasi budaya yang memperkenalkan warisan budaya Sulawesi Selatan kepada peserta internasional dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya UIN Palopo, UIN Alauddin Makassar, Universitas Hasanuddin, Universitas Muhammadiyah Palopo, dan Universitas Bosowa Makassar.

Dekan FKIP UNCP, Dr. Padly, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa PGSD dalam kegiatan internasional tersebut merupakan wujud nyata komitmen UNCP dalam mencetak generasi pendidik yang unggul, kreatif, dan berwawasan global.
“Partisipasi mahasiswa PGSD UNCP dalam GCIP menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk mengembangkan keterampilan seni, komunikasi lintas budaya, serta kepercayaan diri dalam berinteraksi di forum internasional. Ini sejalan dengan visi Program Studi PGSD UNCP untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing secara global tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal,” ujarnya.
Sementara itu, koreografer tari, Sulaiman, S.Sn., M.Sn., menjelaskan bahwa Tari Empat Etnik dirancang sebagai representasi keindahan keberagaman budaya Sulawesi Selatan yang tetap bersatu dalam identitas bangsa Indonesia.
“Melalui Tari Empat Etnik, kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan budaya adalah kekuatan yang memperkaya kehidupan masyarakat. Penampilan ini menjadi bukti kecintaan mahasiswa terhadap budaya daerah sekaligus bentuk nyata pelestarian warisan budaya bangsa,” ungkapnya.
Partisipasi dalam GCIP tidak hanya memberikan pengalaman internasional bagi mahasiswa PGSD UNCP, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang memperluas wawasan tentang budaya lokal dan global. Kegiatan ini semakin mempertegas peran PGSD UNCP sebagai program studi yang tidak hanya unggul dalam bidang pendidikan dasar, tetapi juga aktif mendorong mahasiswanya untuk berprestasi, berkarya, dan tampil percaya diri di panggung internasional.
Melalui semangat berkarya dan melestarikan budaya, mahasiswa PGSD Universitas Cokroaminoto Palopo terus membuktikan bahwa generasi muda Indonesia mampu menjadi duta budaya yang mengharumkan nama daerah, kampus, dan bangsa di mata dunia.

