Berita

PKM UNCP Hadirkan Teknologi Peningkatan Mutu Minyak Nilam dan Briket Berbasis Limbah Penyulingan

UNCP.AC.ID, LUWU – Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) terus menghadirkan inovasi berbasis teknologi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM), UNCP memperkenalkan teknologi peningkatan mutu minyak nilam sekaligus inovasi produksi briket biomassa berbahan limbah penyulingan kepada Kelompok Tani Nilam di Desa Padang Kamburi, Kecamatan Bupon, Kabupaten Luwu, pada Senin, 30 Juni 2026.

Kegiatan yang mengusung tema "Pemberdayaan Kelompok Tani Nilam melalui Teknologi Peningkatan Mutu Minyak dan Produksi Briket Biomassa" ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Program tersebut menjadi wujud komitmen UNCP dalam mengimplementasikan hasil riset dan inovasi guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan komoditas unggulan daerah.

WhatsApp-Image-2026-06-30-at-11.00.53

Tim PKM diketuai oleh Irwan Ramli, S.Pd., M.Si., Ph.D., dengan anggota Hilda Rahmawati, S.Si., M.Si. dan Fitrah Al Anshori, S.Pd., M.Pd. Selama kegiatan berlangsung, tim memberikan pelatihan penggunaan evaporator dan hidrometer untuk meningkatkan kualitas minyak nilam, sekaligus mendemonstrasikan teknologi pengolahan limbah hasil penyulingan menjadi briket biomassa yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif.

WhatsApp-Image-2026-06-30-at-13.36.11

Ketua Tim PKM, Irwan Ramli, menjelaskan bahwa sebagian besar limbah penyulingan nilam selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui inovasi yang dikembangkan, limbah tersebut dapat diolah menjadi briket biomassa sehingga memiliki nilai ekonomi baru sekaligus mendukung konsep pertanian berkelanjutan.

WhatsApp-Image-2026-06-30-at-13.35.09

"Program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas minyak nilam, tetapi juga bagaimana limbah penyulingannya dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai tambah. Dengan demikian, petani memperoleh manfaat ganda, yakni peningkatan mutu produk utama dan terciptanya peluang usaha baru melalui produksi briket biomassa," jelasnya.

Selain pelatihan teknologi, peserta juga mendapatkan penguatan mengenai manajemen usaha dan strategi pemasaran agar mampu mengembangkan produk secara lebih profesional dan berdaya saing. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelompok tani dalam mengelola usaha berbasis potensi lokal secara berkelanjutan.

WhatsApp-Image-2026-06-30-at-11.00.53-(1)

Kepala Desa Padang Kamburi mengapresiasi pelaksanaan kegiatan PKM yang dinilai memberikan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi petani nilam di wilayahnya. Menurutnya, inovasi yang diperkenalkan UNCP tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan limbah yang selama ini belum memiliki nilai ekonomi.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Cokroaminoto Palopo beserta tim PKM yang telah menghadirkan teknologi dan pendampingan bagi masyarakat kami. Terima kasih pula kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atas dukungan terhadap program ini. Kami berharap inovasi yang diperkenalkan dapat terus dikembangkan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani nilam di Desa Padang Kamburi," ujarnya.

PPT-Tugas-Akhir-Evaluasi-Pembelajaran

Melalui program ini, UNCP kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan riset, tetapi juga mengimplementasikan inovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Penerapan teknologi peningkatan mutu minyak nilam yang dipadukan dengan pemanfaatan limbah penyulingan menjadi briket biomassa diharapkan mampu menciptakan sistem produksi yang lebih efisien, ramah lingkungan, serta meningkatkan nilai tambah komoditas nilam sebagai salah satu produk unggulan Kabupaten Luwu.

Twitter