Berita

Mahasiswa UNCP Adu Gagasan tentang Proyek Strategis Nasional melalui Debat UNCP 2026

UNCP.AC.ID, PALOPO - Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) kembali menghadirkan ruang diskusi ilmiah bagi mahasiswa melalui kegiatan Debat UNCP-2026 yang mengusung tema “Proyek Strategis Nasional: Mewujudkan Keadilan Sosial atau Memperlebar Ketimpangan” Kegiatan yang digelar pada Kamis, 23 Juli 2026 di Aula H Kampus 2 UNCP ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran Mata Kuliah Kewarganegaraan yang dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, memperkuat keterampilan berargumentasi, serta meningkatkan kepekaan mahasiswa dalam menyikapi berbagai isu strategis pembangunan nasional yang berkembang di tengah masyarakat. Kegiatan ini berlangsung dengan antusias dan dihadiri ratusan mahasiswa yang memenuhi ruang debat untuk menyaksikan jalannya adu gagasan secara ilmiah dan konstruktif.

1

Suasana Ruangan Debat UNCP-2026 yang dipadati mahasiswa peserta.

Acara diawali dengan laporan Ketua Panitia yang dalam penyampaiannya memberikan apresiasi atas antusiasme mahasiswa yang hadir memenuhi ruangan. Ketua Panitia turut memaparkan gambaran umum jalannya kegiatan, mulai dari mekanisme debat, sistem penilaian, hingga harapan besar agar kegiatan ini dapat menjadi wadah pembelajaran yang bermakna, bukan sekadar ajang perlombaan semata.

2

Laporan Ketua Panitia Debat UNCP-2026.

Suasana pembukaan semakin khidmat tatkala seluruh peserta yang hadir berdiri bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, disusul dengan lantunan Mars Cokro yang membangkitkan rasa kebanggaan dan semangat kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Cokroaminoto Palopo.

3

Seluruh hadirin berdiri khidmat menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Cokro.

Tak berselang lama, suasana ruangan semakin hidup dengan penampilan spesial dari perwakilan kelas yang tampil membawakan sebuah lagu bertema semangat kebangsaan.

4

Perwakilan kelas tampil membawakan lagu

Penampilan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi yang sarat makna, mengangkat pesan tentang keadilan sosial dan cita-cita pembangunan bangsa. Kedua penampilan ini disambut riuh tepuk tangan peserta dan berhasil mencairkan suasana sekaligus membangun atmosfer yang lebih akrab sebelum memasuki sesi inti acara. Momen ini menjadi bukti bahwa kegiatan akademik pun dapat dikemas secara segar dan menghibur tanpa mengurangi esensi keilmuan di dalamnya.

5

Penampilan pembacaan puisi bertema keadilan sosial oleh perwakilan kelas

Memasuki sesi selanjutnya, acara secara resmi dibuka oleh Sekretaris Universitas Cokroaminoto Palopo. Dalam sambutannya, Sekretaris Universitas Wahyu Hidayat, S.IP., M.H. menegaskan bahwa kegiatan debat semacam ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan keberanian menyuarakan gagasan secara logis dan bertanggung jawab. Beliau berharap ajang ini dapat menjadi laboratorium berpikir kritis bagi generasi muda dalam menyikapi kebijakan-kebijakan strategis yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat luas.

6

Sekretaris Universitas Cokroaminoto Palopo menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi

Sesi berikutnya diisi dengan penyampaian materi oleh Dosen Pengampu Mata Kuliah Kewarganegaraan, 'Hardianto, S.Pd., M.Pd.  yang memaparkan secara mendalam latar belakang serta urgensi diselenggarakannya Debat UNCP-2026 ini. Dosen menjelaskan bahwa Proyek Strategis Nasional (PSN) merupakan program pemerintah yang digadang-gadang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan, namun di sisi lain juga menyisakan sejumlah persoalan, mulai dari konflik agraria, dampak lingkungan, hingga ketimpangan manfaat yang dirasakan masyarakat di sekitar wilayah proyek. Pemaparan ini turut dilengkapi dengan sejumlah data dan contoh kasus PSN yang pernah menjadi sorotan publik, sehingga memberikan bekal wawasan yang kuat bagi mahasiswa sebelum debat berlangsung.

7

Dosen Pengampu Mata Kuliah Kewarganegaraan memaparkan latar belakang dan urgensi Debat UNCP-2026

Sebagai puncak dari rangkaian pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi penyambutan dan perkenalan terhadap tiga tim yang akan bertarung gagasan dalam debat, yaitu Tim Pemerintah, Tim Penegak Hukum, dan Tim Masyarakat. Ketiga tim ini akan mengusung sudut pandang yang berbeda dalam menyikapi Proyek Strategis Nasional, mulai dari perspektif kebijakan pemerintah, aspek penegakan hukum, hingga suara dan kepentingan masyarakat yang terdampak langsung.

8

Perkenalan Tim Pemerintah yang akan membawakan sudut pandang kebijakan negara

9

Perkenalan Tim Penegak Hukum yang akan menyoroti aspek regulasi dan penegakan hukum

10

Perkenalan Tim Masyarakat yang akan menyuarakan kepentingan warga terdampak

Setelah seluruh rangkaian pembukaan usai, debat pun resmi dimulai dan berlangsung dengan lancar serta penuh semangat. Ketiga tim saling beradu argumen secara tertib mengikuti alur dan waktu yang telah ditentukan oleh moderator, saling menyampaikan sanggahan dan pembelaan dengan didukung data dan fakta yang relevan. Perdebatan berjalan dinamis namun tetap dalam koridor etika berdiskusi yang baik, sehingga mampu menghadirkan diskusi yang berbobot sekaligus menghibur bagi seluruh peserta yang menyaksikan jalannya kegiatan hingga akhir.

11

Ketiga tim beradu argumen saat debat berlangsung dengan lancar dan tertib

Acara ditutup dengan pemmberian penghargaan setifikat dan sesi foto Bersama dari peserta acara Debat UNCP-2026 dengan penalis dan dosen pengampu bapak hardianto.

12

Foto Bersama peserta dan panitia debat UNCP-2026 dengan panelis dan dosen pengampu mata kuliah kewarganegaraan

Melalui kegiatan Debat UNCP-2026 ini, pihak panitia bersama jajaran akademik Universitas Cokroaminoto Palopo berharap dapat melahirkan mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga peka terhadap dinamika sosial dan mampu berpikir kritis dalam menyikapi kebijakan strategis pemerintah. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa untuk menyuarakan gagasan secara konstruktif, berargumentasi dengan data, serta menjunjung tinggi etika berdiskusi demi terwujudnya generasi muda yang berdaya pikir kritis untuk kemajuan bangsa dan negara.

Twitter