PGSD UNCP Hadirkan Inovasi Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Printer 3D di SD Negeri 7 Ponjalae
UNCP.AC.ID, PALOPO - Kamis, 16 Juli 2026 – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) melaksanakan kegiatan Implementasi Mata Kuliah Seni Budaya dan Prakarya (SBDP) Menggunakan Teknologi Printer 3D di SD Negeri 7 Ponjalae, Kota Palopo. Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) yang mengintegrasikan teknologi digital dengan pengembangan media pembelajaran inovatif bagi siswa sekolah dasar.
.jpeg)
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PGSD UNCP memperkenalkan pemanfaatan teknologi Printer 3D sebagai mesin untuk membuat media pembelajaran yang mampu menghasilkan berbagai alat peraga edukatif, seperti bentuk-bentuk geometri, miniatur benda, huruf, angka, hewan, tumbuhan, serta berbagai media visual yang mendukung proses pembelajaran di SD Negeri 7 Ponjalae. Kehadiran media pembelajaran berbasis teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan minat belajar, kreativitas, serta pengalaman belajar siswa secara lebih interaktif dan menyenangkan. Kegiatan implementasi diawali dengan pengenalan teknologi Printer 3D oleh mahasiswa PGSD kepada guru, dilanjutkan dengan demonstrasi proses pencetakan objek tiga dimensi, serta praktik penggunaan aplikasi dan mesin printer 3D. Antusiasme guru terlihat sejak awal kegiatan, dan menyaksikan secara langsung proses pencetakan media pembelajaran menggunakan teknologi modern abad ke-21.

Dosen pengampu Mata Kuliah Seni Budaya dan Prakarya, Sulaiman, S.Sn., M.Sn., menjelaskan bahwa pemanfaatan Printer 3D merupakan salah satu bentuk inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi pendidikan di era digital. Menurutnya, calon guru sekolah dasar tidak hanya dituntut mampu mengajar, tetapi juga harus memiliki kemampuan merancang media pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik abad ke-21.
"Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus melatih kemampuan mereka dalam menghasilkan media pembelajaran yang menarik, efektif, dan berbasis teknologi. Harapannya, inovasi seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih modern," ujarnya.

Kepala SD Negeri 7 Ponjalae Hj. Rahmidah, S.Pd.I., M.Pd.I. menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, inovasi media pembelajaran berbasis Printer 3D memberikan pengalaman baru bagi guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar yang kreatif.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa Program Studi PGSD Universitas Cokroaminoto Palopo atas pelaksanaan kegiatan ini. Kehadiran mahasiswa PGSD memberikan motivasi baru guru mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran di sekolah dasar," ungkapnya.

Ketua Program Studi PGSD Iin Dwi Aristy Putri, S.K.M., M.Kes. Juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki kompetensi pedagogik yang kuat, serta mampu menghadirkan inovasi pembelajaran yang berdampak positif bagi dunia pendidikan.
Melalui implementasi Mata Kuliah Seni Budaya dan Prakarya berbasis Teknologi Printer 3D ini, Program Studi PGSD FKIP Universitas Cokroaminoto Palopo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat kompetensi calon guru, serta menciptakan ekosistem pendidikan yang inovatif, kreatif, dan berorientasi pada kebutuhan pembelajaran masa depan.