PGSD UNCP Hadirkan Inovasi Mesin Printer 3D untuk Mengembangkan Media Pembelajaran Sekolah Dasar
UNCP.AC.ID, PALOPO - Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) kembali menunjukkan komitmennya sebagai program studi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Melalui pemanfaatan mesin printer 3D, PGSD UNCP menghadirkan inovasi pembelajaran abad ke-21 dengan mengembangkan berbagai media pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan inovatif untuk siswa sekolah dasar. Kegiatan berlangsung di kampus 3 UNCP, Rabu 1 juli 2026.
Inovasi ini menjadi salah satu langkah nyata PGSD UNCP dalam mencetak calon guru masa depan yang tidak hanya unggul secara pedagogik, tetapi juga memiliki kompetensi digital, kreativitas tinggi, dan kemampuan berinovasi sesuai tuntutan pendidikan di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.
Dalam kegiatan pembelajaran tersebut, mahasiswa dibekali keterampilan merancang sekaligus memproduksi media pembelajaran menggunakan teknologi printer 3D. Berbagai media edukatif berhasil diciptakan, mulai dari model bangun ruang, organ tubuh manusia, miniatur hewan dan tumbuhan, huruf alfabet, angka, hingga beragam alat peraga edukatif lainnya yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih konkret, menarik, dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNCP, Dr. Paldy, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi printer 3D merupakan bagian dari transformasi pendidikan yang terus didorong oleh FKIP UNCP dalam mempersiapkan lulusan yang mampu menjawab tantangan zaman.
"Mahasiswa PGSD harus menjadi guru yang kreatif, inovatif, adaptif, dan melek teknologi. Kehadiran printer 3D sebagai media pengembangan pembelajaran merupakan bentuk implementasi pembelajaran abad ke-21 yang akan memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan bermakna bagi peserta didik di sekolah dasar."
Senada dengan itu, Iin Dwi Aristy Putri, S.K.M., M.Kes., menilai bahwa integrasi teknologi dalam dunia pendidikan membuka peluang besar lahirnya media pembelajaran yang lebih berkualitas.
.jpeg)
"Teknologi printer 3D memungkinkan lahirnya media pembelajaran yang aman, menarik, dan edukatif. Lebih dari itu, teknologi ini mampu menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta keterampilan pemecahan masalah yang menjadi kompetensi utama peserta didik pada abad ke-21."
Sementara itu, dosen pengampu mata kuliah Seni Budaya dan Prakarya, Sulaiman, S.Sn., M.Sn., menjelaskan bahwa kreativitas mahasiswa perlu terus diasah melalui pemanfaatan teknologi digital sehingga mampu menghasilkan karya yang memiliki nilai edukatif sekaligus bernilai inovasi.
"Printer 3D memberikan ruang tanpa batas bagi mahasiswa untuk mengubah ide-ide kreatif menjadi media pembelajaran yang nyata. Harapannya, lulusan PGSD UNCP mampu menjadi pendidik yang inovatif, mampu menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, serta tetap mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam setiap proses pendidikan."
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengoperasikan mesin printer 3D, tetapi juga dilatih mengembangkan kemampuan berpikir kreatif, kolaboratif, komunikatif, serta keterampilan pemecahan masalah dalam merancang media pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Inovasi ini semakin memperkuat posisi PGSD UNCP sebagai program studi yang terus bergerak mengikuti perkembangan teknologi pendidikan, sekaligus menjadi pelopor dalam menghadirkan pembelajaran yang modern, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan. Pemanfaatan teknologi printer 3D diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah dasar dalam menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, serta melahirkan generasi yang kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global abad ke-21.
.jpeg)
